Header Ads

Content Production: 3 Tahapan Utama Memproduksi Konten Video



Seiring populernya platform seperti YouTube dan TikTok, konten berupa video memang menjadi konten yang paling diminati audiens. Sama seperti konten-konten lainnya, ada tahapan penting dalam content production atau produksi konten video. Bahkan video reels yang hanya berdurasi kurang 1 menit pun sebaiknya mengikuti tahapan ini. Dengan begitu, Anda bisa menghasilkan video yang berkualitas dan bermanfaat.

Pra-Produksi

Pra-produksi merupakan tahapan pertama yang harus dijalankan sebelum membuat konten. Pasalnya ada beberapa alat yang perlu Anda siapkan. 

  1. Tentukan Goals atau Tujuan dari Produksi Video

Dalam melakukan semua hal, Anda perlu menetapkan goals atau tujuan yang jelas. Hal tersebut juga berlaku saat memproduksi konten. Anda perlu mencari tahu apa goals dari produksi konten. 

Adanya goals ini bisa membantu melihat ukuran kesuksesan dari konten yang dibuat. Terapkan konsep SMART dalam membuat tujuan. SMART yaitu specific, achievable, relevant, dan time-bound goals.

  1. Buat Brief Produksi Video

Setelah mengetahui tujuan produksi konten, Anda bisa membuat brief produksi video. Brief merupakan kumpulan informasi yang dibutuhkan dalam proses produksi. 

Mulai dari budget, tujuan, deadline dan timeline, orang yang terlihat, dan lain sebagainya. Pastikan budget yang disiapkan realistis dengan tujuan yang diinginkan. 

  1. Buat Story dan Script

Konten video harus memiliki cerita agar menarik bagi orang lain. Beberapa tips dalam membuat story atau script yaitu perhatikan jumlah katanya (120-150 kata per menit), tulis apa yang ingin ditulis, buat sudut pandang kedua, masukkan visual dan elemen audio, baca kembali script untuk mengeceknya.

  1. Buat Video Storyboard

Tahap terakhir pada proses pra-produksi yaitu membuat video storyboard. Storyboard berfungsi untuk memvisualisasikan script yang telah dibuat sebelumnya. Isinya berupa action, frame, script, effect, dan informasi tambahan yang dibutuhkan. Adanya storyboard membuat proses produksi lebih mudah.

Produksi

Setelah proses pra-produksi selesai, selanjutnya Anda akan mulai pada content production atau produksi konten. Produksi sendiri merupakan pengambilan video sesuai dengan tahapan yang telah dibuat di pra-produksi. Beberapa hal yang dilakukan yaitu merekam footage, membuat voice-overs, dan lain sebagainya.

Agar lebih mudah dalam menjalankannya, buatlah checklist sebelum produksi video. Dengan begitu tidak akan ada proses yang tertinggal. Anda juga perlu hire tim jika membutuhkannya. Jadi sesuaikan saja dengan kebutuhan.

Post-Produksi

Tahapan terakhir yaitu post-produksi. Termasuk tahapan yang sangat penting karena bisa menyulap konten menjadi lebih menarik. Adapun hal-hal yang dilakukan dalam post-produksi yaitu:

  1. Editing

Editing merupakan proses yang sangat penting dalam pembuatan video. Anda perlu mengetahui bagaimana hasil video yang diinginkan dan tingkat kesulitan editing. Ingin meminta bantuan profesional atau melakukannya sendiri? Selain itu, pilih software yang tepat juga. Pasalnya ada software berbayar dan juga gratis.

  1. Kompilasi Seluruh Materi dan Footage

Siapkan semua materi video yang telah diambil. Setelah itu, masukkan pada timeline dan gabung memakai transisi. Jangan lupa tambahkan teks atau caption dan juga efek suara. Memang butuh waktu yang lama untuk menggabungkan semua materi yang Anda siapkan.

  1. Export Video

Tahap terakhir yaitu export video ke format yang diinginkan. Jangan lupa meminta saran atau review pada para stakeholder sebelum dipublikasikan. Jadi Anda masih bisa merevisi apabila ada kekurangan.

Penutup

Nah, itulah 3 tahapan utama yang perlu Anda pahami dalam content production berbentuk video. Ingin membuat konten yang lebih berkualitas? Anda bisa bekerja sama dengan agensi yang menawarkannya yaitu IDEOWORKS.ID. Agensi yang berpengalaman satu ini menawarkan layanan produksi semua jenis konten, termasuk video. Hubungi tim IDEOWORKS.ID melalui WhatsApp untuk bekerja sama!

No comments

Powered by Blogger.